Jumat, 06 September 2013

On The Way

Mungkin sekitar seminggu yang lalu saya masih sering mondar-mandir di kampus ngrecokin teman2, minta bantuan sana-sini, sama "doing a couple messy things in lab". Gan Nand, termasuk korban dari kerecokan yang saya lakukan, berhubung takut kena razia laptop di bandara, jadi deh si Gan Nand saya minta buat jadi problem solver, hehe.

Tanggal 29 Agustus kemaren saya berdelapan, bareng temen2 ngelakuin perjalanan menuju timur. Dengan salah satu dari kami yang udah punya pengalaman banyak banget sementara yang lainnya masih bener2 gak tau, jadilah perjalan kita kemaren itu serasa asoy2 geboy, haha..

Awal perjalanan dimulai di CGK, dengan semangat yang masih membara, poto sana sini dengan riangnya. Bawaan yang paling banyak adalah saya, satu koper besar seberat 20an kg, back pack medium yang over capacity, dan sekardus snek berisi macem2 keripik yang saya bawa kemana2, so jadilah saya yang paling rempong diatara yang lain.

The magnificent eight



Dari CGK, kami lanjut ke LCCT (Low Cost Carrier Terminal), bandara khusus di KL buat Air Asia. Berhubung namaya udah low cost, jadi beda banget tuh fasilitasnya sama KLIA, kesannya kayak hanggar pesawat yang dirubah jadi terminal. Karena transitnya cuma tiga jam, dan pesawat kami telat lebih dari satu jam, jadilah kita cuma kurang dari 2 jam explor LCCT, dan gak sempet foto2, hehe. Kalo di LCCT, saya paling demen nih makan snek namanya hot and roll, cukup RM 6 udah dapet sebiji makanan enak+hangat yang mirip2 sama kebab gitu.. really recommended. Jadi, walau cuma transit bentar di suatu negara, jangan lupa bawa seuprit mata uang negara itu, biar bisa beli jajan, lumayan lebih hemat dan asik.

Penampakan si jajan
Dari LCCT, kami berangkat jam 1 dini hari menuju KIX, alias Kansai airport di Osaka. Perjalanan makan waktu sekitar 6 jam. Dengan kapasitas angkut yg besar, maskapai ini mungkin ngangkut lebih dari 300 orang. Sayang banget saya duduk di bagian lumayan belakang, di bagian baris tengah, gak deket jendela, jadi deh gak ngeliatin pemandangan. Tapi yang paling asik itu pramugari pramugaranya, pada orang jepun semua, asik2, cakep2 dan cantik2, ramah banget. Trus, jreng2, kami nyampe di KIX sekitar jam 8.30 pagi. Welcome to Osaka!


Berhubung barang bawaan saya paling rempong, jadilah saya yang paling susah buat gerak kemana2. Untung aja, saya gak tau timbangan di bandara pas waktu itu lagi eror atau gimana, tapi pas saya ngeletakin koper yang sebelumnya udah saya pindahin dulu beberapa barangnya ke ransel gara2 overweight di jogja, ternyata pas di timbang itu pas banget 20 kilo, sesuai dg bagasi yg saya beli.. wew, how lucky!
Rempong deh eike cyiin





Perjalanan menuju perfektur Ehime masih cukup lama dan berliku broh. Yang pertama kami lakuin adalah cari bis ke halte bis New Hankyu di Osaka, makan waktu kurang lebih sejam dari KIX. Selama perjalanan ke New Hankyu, kerasa banget kalo KIX itu bener2 airport yang sengaja dibangun di atas artificial island. Sepanjang jalan kita ngelewatin beberapa jembatan yang gagah2. Dan suasana jepun langsung kerasa di sepanjang jalan itu. Semua temen mulai berceloteh tentang kerapian dan kebersihan, Well, di sepamjang jalan dari KIX ke Osaka, banyak pabrik2, gudang pasir, kayu, kapal2, dan industri, semuanya rapi, bersih, bahkan pasir sama batuan aja tertumpuk rapi, kayu2 gelondongan juga berjejer rapi, apalagi pabriknya, pada teratur.

Dari hotel halte New Hankyu, kita jalan nih ke JR stasiun, beli tiket bis ke Matsuyama. Harganya lumayan mahal buk, 6700 yen (1 yen = rp 120  ) perjalannanya makan waktu sekitar 5 jam, dan tepat waktu banget2, sampai ke detik2nya. Pelayanannya sangat baik, sopir bis merangkap jadi kondektur yang dengan senang hati dan sangat ramah ngangkatin barang2 kita yang pada berat ke bagasi. Bapak sopir itu selalu mengucapkan arigatou gozaimasu tiap kali ada orang yang nyerahin tiketnya, keren abis.
tiket bis ke matsuyama

penampakan bisnya


Minggu, 21 Juli 2013

Buk, ini lagunya bagus buk,,

 "Number One For Me"


I was a foolish little child
Crazy things I used to do
And all the pain I put you through
Mama now I'm here for you
For all the times I made you cry
The days I told you lies
Now it's time for you to rise
For all the things you sacrificed

[Chorus:]
Oh, if I could turn back time rewind
If I could make it undone
I swear that I would
I would make it up to you
Mum I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face every day
Mum I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face every day

And now I finally understand
Your famous line
About the day I'd face in time
'Cause now I've got a child of mine
And even though I was so bad
I've learned so much from you
Now I'm trying to do it too
Love my kid the way you do

[Chorus]

You know you are the number one for me [x3]
Oh, oh, number one for me
There's no one in this world that can take your place
Oh, I'm sorry for ever taking you for granted, ooh
I will use every chance I get
To make you smile, whenever I'm around you
Now I will try to love you like you love me
Only God knows how much you mean to me

[Chorus]

You know you are the number one for me [x3]

Oh, oh, number one for me
 
#Maher Zain
 
 

Kamis, 04 Juli 2013

5 cm Yang Realitanya 7 m

Rai mu iku lho dab,
Nyapo kok nggantung 5 cm soko jidatku?
Menggeser kata "L.U.L.U.S " sing wis nangkring neng chart ampuh "5cm" ku

Gara-gara lama gak liat tampangmu, eh malah tampangmu tambah aktif nongkrong di kepalaku.. Woh, bener2 mengganggu c*k!
Entah berapa lama kita gak ktemu dab. Eh, lebih pasnya berapa lama aku gak liat kamu deng, huehe,, Yoh, mugo-mugo buruan bisa liat kamu lagi yo.. Insyaallah, pas lihat kamu, semangatku bisa ke"upgrade", hahahahh
Yah, walau melihatmu cuma dari kejauhan, 7 m itu mentok paling deket lo dab, lebih deket dari itu? sorry, my kness must be shocking, my mouth will be drying, and my heart will stop beating for a while (lebay)
#intinya : saya gak ada N.Y.A.L.I

Well,  I think I have to finish this melancholic and silly note.. But wait, I have a lovely song for you, and you must be love it!

Hari Bersamanya

Hari telah terganti
Tak bisa ku hindari
Tibalah saat ini bertemu dengannya
Jantungku berdegup cepat
Kaki bergetar hebat
Akankah aku ulangi merusak harinya
Tenang dab Johny Depp, dirimu yo masih nangkring di hatiku
[*]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Beri aku kekuatan
‘tuk menatap matanya
[**]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Lancarkanlah hariku
Hariku bersamanya
Hariku bersamanya
Kau tahu betapa aku
Lemah dihadapannya
Kau tahu berapa lama
Aku mendambakannya
Back to [*][**]
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Back to [*][**]
Hariku bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
http://hotliriklagu.com
Tuhan tolonglah
Hari bersamanya
Tuhan tolonglah
Hari bersamanya

~~SO7



Rabu, 03 Juli 2013

Mempecundangi Pengecut



Saat ini, saya merasa jadi manusia paling gabut diantara temen2 seperjuangan saya yg lain.

Saya terlalu banyak mengutuki diri sendiri, mencela orang lain, sinis terhadap hidup, permisif terhadap kegagalan, dan omong kosong yang lain.

Lihat, entah apa yg dilakukan teman2 saya hingga begitu banyak yg berhasil.
Dan memang, selama ini saya tidak bersungguh2, terlalu banyak ragu, under estimate terhadap diri sendiri, dan banyak mencela orang lain juga. Ya, menjijikkan sekali

Saya ingin menggapai sesuatu, tapi minim usaha, dan bodohnya saya merasa seolah-olah usaha yang saya lakukan sudah sangat besar. 

entah apa yg terjadi dg semua rencanaku? hancur semua berantakan
Saya memang pengecut dan pecundang, karena pengecut itu adalah orang yang menginginkan segala apa yang ada di hidupnya itu sempurna, dan pecundang itu adalah orang yang cuma tau bermimpi tanpa berusaha dengan sungguh-sungguh (dan sialnya dia gak nyadar kalo sebenarnya dia belum bersungguh-sungguh)

Pernahkan kamu merasa demikian??


De Sade dan Bulan Terbenam

"Manusia masa sekarang itu sadis", gumamku.
Dika menyahut, "ah, kau itu berlebihan, Mar"
Dika memang begitu, selalu menganggap remeh kata-kataku, baginya tidak ada pemikiran dan pendapatku yang bernilai, semua hanya omong kosong baginya.
"Kau itu yang munafik, naif !", selorohku. "Tak melihatkah kau manusia telah berevolusi menjadi sedemikian sadisnya, sadis pada diri sendiri, sadis pada orang lain. Dan mungkin tindakan Oppenheimer, sang inisiator bom atom "little boy" penghancur Hiroshima dan Nagasaki itu benar adanya, kesadisan manusia hanya bisa dihentikan dengan kesadihan yang lebih besar, jauh lebih mengerikan dari apa yang pernah dibayangkan manusia".
"Dan setelahnya, Oppenheimer justru mengutuki dirinya sendiri, menyebut dirinya sebagai penghancur", tukas Dika.
"Tapi, bukankah itu juga sistem yang diterapkan Tuhan, Dik? jika manusia tidak bisa diingatkan dengan musibah-musibah kecil, maka Tuhan menghantamkan musibah besar, mengerikan, di luar apa yang bisa dibayangkan manusia. Dan setelah itu, lihatlah! manusia kembali mengingat Tuhan, menangis, merintih, memohon pertolongan dan perlindungan dari Tuhannya", aku berkilah.
"Tapi itu Tuhan, sebagai Sang Pencipta, Ia punya hak prerogatifnya, tak sepantasnya kau menyamakan sistem bedebah penjahat kemanusiaan itu dengan sistem-Nya", pungkas Dika, kali ini dia ada benarnya.

"Sebenarnya aku takut Dik, menurutku manusia telah melampaui batas, termasuk diriku sendiri. Aku masih bergidik tiap kali mengingat tulisan tentang De Sade di suatu artikel.
~~bersambung dulu ah



Kisah Arek Jaman Saiki



Obrolan absurd sambil motoran sore2 nyari makan bareng temen (udah dibumbuin sih ini..):

Aku : mbak, yaopo seh kok arek2 wedok jaman saiki podo uayu-ayu ki? Maeme opo seh?
Koncoku : lha iyo, arek wedok jaman saiki ki poutih2, uayu2, ruesik2.. paling yo gara2 perawatan
Aku : tapi uakeh lo mbak sing koyok ngono, opo Yojo ki emang kebak arek ayu seh?
Koncoku : yo iku arek2 sing sugeh wae, yen sing ra nduwe duwet yo mblegendhes koyok awak dewe iki..
Aku : trus opo jal korelasine antara ayu karo sugeh? Bukanene tampang iku ancen takdir yo? Jaman saiki akeh arek sing kantonge cekak yo podo uayu2,,
Koncoku : oiyoyo, bener,, soale semisale arek koyo awakmu iku yo, yen sugeh trus perawatan, yo eman2 duwite, soale yo mesti pancet ae rupane, perawatane gak ngepek, ora enek perubahan, ora tambah ayu, tetep mblegendhes.. hauahahaha
Aku : cangkemku ora iso ngomong a.k.a spechless.. sakbare meneng rodok suwe banjur ngelek idu, aku nembe iso nyaut .. lha mbak kon ambek aku kan podo wae?? Cah mblegendhes, dikapak-kapakno yo tetep tampange primitip..
Koncoku : huahahahaha.. iyo ancenne, jan tenan, sengsara rasane dadi arek elek diantara arek2 ayu sing berjubel
Aku karo koncoku : podo2 cangkeme nutup, meneng, nglamun, introspeksi : koyo ngene opo yo enek uwong sing gelem karo awakdewe yo??
trust me, obyeknya bukan saya, tapi gelasnya

#inti obrolannya :

Cewek jaman sekarang kok pada cantik2 sih ya? Apa emang Jogja itu udah penuh sama cewek cantik ya?
Ada yg bilang sih cewek sekarang cantik gara2 perawatan, tapi saya sih percaya gak percaya karena tampilan fisik itu emang udah nasib, apalagi diperkuat sama teori asumsi tak terbantahkan dari teman saya a.k.a postulatbocahmblegendhes :
semisal kamu kaya trus perawatan, sayang duitnya kali, soalnya perawatannya bakal sia-sia, tampangmu gak bakal berubah walo udah perawatan”
Makjlebb banget2 sih, tapi iya, emang bener banget2 sih, dan gak papa juga soalnya dia 11 12 lah sama saya, wekeekee... (sama2 mblegendhes, tapi jujur masih lebih rupawan dia.. huks)
Yaa.. syudahlah, entah apa yg terjadi dg nasib 2 bocah mblegendhes (artinya tampang tak rupawan, tampilan acak2an sekenanya suka2 guweh), yang gagal berevolusi,  tertinggal dari peradaban, dan bertampang primitif??

***

Kamis, 27 Juni 2013

Nggrantes Sampe Nggerus

~sebuah repost dari note fb, saya bikin 5 September 2012.
dan sejak sebelum saat itu sampai sekarang, anda selalu ada.~

Sebentuk visualisasi yg disana..
Tampak mempesona, walau selalu 7 meter jauhnya..
Tak terdefinisi..
Tapi aneh sekali, mengusik, berkelebat
Sejenak kepala ini mirip konfigurasi atom
Abstrak, rumit, berlapis-lapis..

****
Setelah kemaren dan tadi pagi ngobrol-ngobrol dan jalan "sehat" sambil cekikan bareng jeng Ir, sore ini kembali nggrantes...
Ya, sebentuk visualisai tak terdefiinisi masuk tanpa permisi..
Dan setelah inget-inget lagi wejayangan dari Cici Yash, nggrantes ini berevolusi menjadi "nggrantes sampe nggerus.."
#Mengetuk2 pintu hati, mencari yg namanya nyali, eh ternyata dia sedang sembunyi.. Entah di bawah kursi, atau di dalam lemari.. Tapi dia memang tak berani untuk menampakkan diri.. Seolah tak kasat mata, walaupun sebenarnya ia berarti..  

Ahh, sudahlaaah